Halaman

Senin, 13 Mei 2013

Aku Cinta


Jika aku diberi kesempatan untuk hidup, lalu mati, lalu hidup lalu mati lagi
Demikian berulang-ulang
Maka tak akan pernah sanggup seluruh saraf dalam otak ini menekuri seluruh pengetahuanNya yang Ia hamparkan dari perut bumi hingga alam semesta

Setiap kali mengingat betapa sulitnya sepercik ilmu masuk berjejalan dalam otak
Menyambungkan antara akson satu dengan dendrite lain
Maka nafas ini menjadi sesak tak karuan

Yang aku rasakan, Allah telah menunjukkan singgasana kebesaranNya melalui setiap kilasan ilmu yang Ia perkenalkan padaku

Ketika itu diriku ciut bagai tak berbobot, kecil tak berarti
Tanpa sadah aku telah jatuh cinta
Terpukau menyadari ketidakberdayaan diri
Lalu menanggis megap-megap karena aku tak kuasa berenang dalam samudra ilmuNya yang luasnya meliputi langit dan bumi

Maka setiap kali Ia memercikkan kesadaran itu sekejap saja
Mataku terjaga dari tidur dan menangis meratap-ratap

Allahuakbar, jika saja Kau berkenan, izinkan sepercik kekayaan yang Kau sisipkan dalam tempurung kepalaku untuk kubagi dengan manusia lain

Dalam ilmu, kutemukan cinta
Dalam ilmu, kutemukan cintaNya mengalir lembut melingkupi setiap detik hidupKu
Makhluk yang bahkan tidak dapat menjelaskan mengenai eksistensi dirinya sendiri