Halaman

Rabu, 29 Agustus 2012

Ketika Aku Baru Menjadi Mahasiswa ITB


27 Agustus 2012

Ah, kalau dirasa-rasa.. rasanya menyesal. Kenapa baru sekarang tangan ini rajin menulis, ketika semuanya hampir berakhir, ketika diujung jalan.

Tidak seperti tiga hari sebelumnya, sekarang kampus begitu ramai. Wajah baru anak TPB dimana-mana, dengan semangat baru, kekuatan baru.. belum ternodai jelimetnya kalkulus dan abstraknya kimia :P

Hihihi jadi rindu masa-masa itu..


Menjadi seorang mahasiswi di kampus ini termasuk hal yang paling membahagiakan yang pernah terjadi dalam hidupku (selain sekolah di Mts Asih Putera tentunya).

Dulu, aku adalah katak dalam tempurung (aku kataknya, kota Cimahi tempurungnya). Seumur hidup kuhabiskan disana.
Cimahi adalah dunia kecilku. Meskipun Ayah adalah seorang dosen, aku sama sekali buta mengenai kehidupan mahasiswa dan mekanisme yang berlaku didalamnya. Sistem Kredit Semester, Indeks Prestasi.. itupun masih belum kumengerti. Cupuuuu sekali ^^

Siapa sangka…
Aku
Anak SMA bingung calon peserta SNMPTN, yang pada akhirnya memutuskan melingkari lembar pendaftaran dengan kode SITH ITB (Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung) tepat sebelum penyerahan berkas, ternyata lolos seleksi dan diterima sebagai salah satu siswinya.

God is a (best) Director” (Cin(T)a)

Hari pertama pendaftaran ulang, itulah pertama kalinya kaki ini menapaki bagian kampus ITB yang banyak dibicarakan orang.  Ternyata kecil, tapi cantik dan simetris :D

Hari pertama PROKM 2009. Aku hanya bisa terkagum-kagum dan merasa malu, ternyata teman-temanku adalah orang-orang yang luar biasa. Ada yang juara umum disekolahnya, Olimpiade Sains Nasional, Ketua OSIS, anak-anak yang sering ikut kompetisi sampai ke luar negeri…

PROKM 2009 , Hello world :)
Aku merasa bukan apa-apa, bukan siapa-siapa dibandingkan dengan mereka. Untungnya mereka begitu rendah hati, membuatku cepat merasa nyaman.

Hari-hari selanjutnya, aku ditulari semangat Nasionalisme dari PROKM, pelajaran mengenai perbedaan kultur, pola pikir, karakter dan cara pandang dari teman-teman kelompokku.

Saat itu aku menemukan bahwa dunia ternyata lebih menarik dan menantang dari yang selama ini kubayangkan. Bagiku… itu luar biasa :)

Buka bareng pertama :D

Mungkin saat itu raut wajahku sama seperti anak-anak yang kulihat hari ini ya, penuh semangat dan bahagia. Dan sedikit.. hmmm apa bahasa Indonesianya “culang cileung”? plenga-plengo?.. kebiasaan setiap kali berada di tempat baru, menemukan suasana baru.. hehe
kayak orang gunung kata Ayah, ih jahat ya.

Hari pertama kuliah aku mendapati bahwa ternyata dosen sangat berbeda dengan guru. Tidak ada salam pagi, tidak ada cium tangan. Semua menjalankan peran begitu saja. Dosen adalah dosen, mahasiswa adalah mahasiswa. Aku dipanggil “anda”, bukan “nak”, rasanya lebih… dewasa.

Suasana kelas saat presentasi

Lalu semuanya berlanjut..

Tahap Persiapan Bersama
Jujur, rasanya kaget. Ternyata aku harus kembali berkutat dengan Kimia, Fisika dan Kalkulus.. Semua pelajaran yang bisa kukuasai dengan baik saat SMA rasanya begitu sulit disini. Baru kali ini aku mendapatkan nilai dengan angka-angka yang amat menyedihkan. Rasanya begitu… bodoh.
Hahaha \(-,-)/

Semuanya baru, benar-benar baru bagiku. Karena semasa SMA tugas terberat yang pernah kuterima hanyalah tugas mengerjakan-80-100-sekian-soal-fisika-dalam-semalam nya Pak Jaharap. Yang kalau kurang satu soal akan dikalikan tiga dan dikumpulkan pada kesempatan tugas selanjutnya.

Itung-itung latihan, ini nggak ada apa-apanya jika kalian kuliah nanti” 
(Pak Jaharap, 2008)

Bener lho Pak.. Satu chapter yang semasa SMA bisa dihabiskan selama setengah semester kali ini harus dikuasai dalam sekali pertemuan. Text Book berbahasa inggris yang tebalnya sama dengan bantal. Slide-slide presentasi  dan penjelasan yang singkat dari dosen. Kuis tak terduga yang bisa diadakan kapanpun. Tutorial, tugas, presentasi. Musim UTS dan UAS yang bisa menghabiskan setengah masa semester, tugas Research Basic Learning Fisika Dasar..

Kelas kalkulus Ibu Mulyana, dosen Kalkulus yang kukagumi

Katanya mahasiswa santai, bisa bepergian kemanapun, nggak perlu pake baju seragam…

ITB kan enak, deket dengan BIP, dengan Ciwalk.. tinggal ngesot nyampe tuh” 
(Abang-abang salesman)

Khukhukhu :3

Tapi kenyataan ternyata tidak seindah yang dibayangkan loh Bang (hiks).  Aku kuliah dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dari jam 07.00– 18.00 (ada istirahatnya, tapi jam kosong tanggung). Hari Rabu dan Jumat ada praktikum, pas musim UTS dan UAS hari Jumat dijadiin waktu ujian.. Sabtu dan Minggu baru deh main (kalau nggak ada tugas).. hehe

Subhanallah.. ternyata begini rasanya jadi mahasiswa.

Menegangkan loh.. apalagi saat-saat menunggu hasil UTS dan UAS, saat-saat seru menghitung harus-berapa-nilai-UTS2-ku-supaya-minimal-dapet-nilai-B, saat mengira-ngira IP dan IPK.

Dan suuuuuper menyenangkan \(^,^)/
Dengan teman senasib sepenanggungan…
Mengerjakan tutorial bersama
Latihan di basement perpustakaan saat musim UTS dan UAS
Jalan-jalan dan foto-foto random di Taman Ganesha, foto-foto di Saraga
Latihan lari (untuk tes olahraga lari 2,4 KM) basamo
Wisata kuliner menyusuri Gelap Nyawang
Surprise ulang tahun (ini hiburan yang menyenangkan loh)
Norak-norakan bareng..
Galau bareng..
Hal-hal kecil memang, tapi … ngangenin…

kaki doang.. jam olahraga di Saraga

Belajar basamooo <3

Sekarang rebut ingin kuliah.. Ingin jadi mahasiswa.. Nanti kalau udah kuliah baru deh kalian kangen pake baju seragam lagi, kangen sekolah lagi..” (Kaka Kelas, 2009)

Masa sih kak?
Aku kok nggak merasa begitu ya?
Bagiku jadi mahasiswa itu menyenangkan loh, sedikit keluar dari zona nyaman sekolah yang sera diatur. Sekarang kita dituntut untuk membuat keputusan sendiri, megaplikasikan hukum sebab-akibat dan dituntut untuk siap menanggung resiko atas pilihan kita.

Menantang!

Satu lagi, yang membuatku begitu bersyukur berada di kampus ini adalah lingkungannya. Bagiku begitu kondusif untuk berlomba-lomba menjadi lebih baik. Larilah jika memang tidak ingin tertinggal. Karena aku hanyalah manusia biasa tanpa IQ super, aku yang dulunya malas-malasan di sekolah dituntut untuk lebih rajin di sini, asik ya :D

Dan yang tak tergantikan adalah teman-temannya… bagiku mereka adalah orang-orang hebat. Pola pikir mereka menarik, kultur mereka beragam, benar-benar heterogen.
Baru kali ini aku menemukan manusia Indonesia (dan luar) dari barat, tengah dan timur berada di satu tempat. Meskipun sekarang didominasi dari tengah, tetap saja disini aku menemukan Indonesia kecilku.

Hmm.. Banyak yang bilang mereka individualis.. ah, mungkin bisa dibilang pendiam.. sapalah duluan, kenali mereka, Alhamdulillah yang kukenal selama ini semuanya baik-baik :D
tanpa mereka aku bisa apa menghadapi serangan kalkulus fisika dan kimia itu?
Tanpa mereka, kemana tempatku mengadu dan bersenang-senang dan lari dari penatnya kuliah? 
Huehehehe :p

ITB itu memang mahal. Bukan belajar-mengajarnya di kelasnya yang mahal, karena toh cara mengajar di perguruan tinggi hampir semua begitu. Yang mahal adalah lingkungannya,lingkungan itulah yang akan membentuk kamu, menempa kamu, disanalah kamu akan lebih banyak belajar”. (Anonim, 2009)

Hwaaaa rindu masa-masa ituuuuuuuuuuuu…

Sekarang hampir berakhir
Memang harus diakhiri
#mahasiswa tingkat akhir

Selasa, 21 Agustus 2012

Cats Everywhere!

Kalau main ke rumah Bude Tuti, pasti pulang dengan baju penuh rambut kucing
Kucingnya Bude buaaaaaannnnyyaaaaaaak banget
Yang masih tinggal di rumah sekarang ada 8 kucing anggora dewasa, 10 anggora kecil dan 4 kucing lokal kecil hwaaaaaaaaaaaaa \(O,O)/ \(>,<)/
Sayang nggak bawa kamera, dan udah malem, jadi nggak bagus fotonya.. hiks

Yang kecil-kecil masih menyusui, jadinya masih dikandangin. Setelah beberapa generasi, akhirnya Bude dapet kucing point, kucing yang warna bulunya abu-abu kecoklatan (kanan). Warna ini cukup langka dan banyak peminatnya loh...

Unyu bangeett kaaaannn X3 ingin digigit :|

Kucing-kucing ini jadi temen Bude di rumah, kalau udah terlalu banyak baru Bude jual...
Kata Bude setiap kucing punya kelakuan aneh-anehnya masing masing loh
kayak anak kecil boncil.. hihihi :3

Yang paling kusuka namanya Wetwet, anggora muda ini rambutnya lebat dengan warna dominan putih. Kata Bude waktu kecil Wetwet sakit-sakitan, rambutnya sedikit dan kurus, tapi perjuangannya bertahan hidup luar biasa. Umur Wetwet sekarang kurang dari 2 tahun, dia gendut dan enak dipeluuuuuuk
kyaaaaa (/>,<)/ \(>,<\)

Kalau jalan kayak gumpalan kapas bergerak, kalau tidur perutnya tumpah ke lantai hahaha :D 

Si Wetwet kucing yang paaaaaaling jail katanya, semua benda yang dia temuin ditoel-toel dan dijadiin mainan. Manjanya minta ampuuun, udah bujang masih curi-curi kesempatan menyusui, dan selalu berakhir dengan tendangan maut sang Emak.. ahahahaha XD
Wetwet paling suka kalau perutnya dielus-elus, kayak bayi :3
Tempat tidur favorit Wetwet di atas toilet, atau diatas lemari diantara deretan guci :D

Aku pikir si Wetwet betina, ternyata jantan... pantes kakinya agak besar. Dia masih muda sih, jadi belum sebesar Master. Kata Bude "kalau udah gede nanti Wetwet jadi ganteng loh" khukhukhu :3

Singgasana Master, awas mukanya galak!

Yang ini Master, si jantan dewasa. Semua anak kucing yang ada itu anaknya dia..
wah wah.. (-,- )( -,-)
Mukanya syereeem dan sedikit rata, badannya besaaar, kakinya besaaaar, kepalanya besaaaar
Tapi suaranya manis loh, haha
Hobinya tidur di atas kursi tamu dengan posisi yang bikin ngakak. Karena badannya kegedean malah jadi kayak bantal kepala.. Hahaha XD

Kucing-kucing ini memang hobi bertengger dimana-mana, di atas kulkas, di atas bak, di atas toilet, sink, di atas lemari, di atas kursi, di kolong meja, diiiiiiii mana-mana \(O,O)/
Jadi hati-hati loh ya.. :D :D :D

Jadi ingin pelihara anggora #hiks

Selasa, 14 Agustus 2012

Kue Lebaran Dengan Cinta


Assalaamu’alaikum :D

Annisaaa~
Ramadhan sebentar lagi usai, kita isi dengan sesuatu yang lebih produktif yuk :D
Demi menyenangkan hati tamu yang berkunjung ke rumah, dan menyenangkan hati Ayah karena punya anak gadis (hahahaha) Gimana kalau kita coba buat kue-kue lebaran yang simple tapi tetep enak..?? (Aamiin)

Ramadhan kali ini aku coba buat 5 resep kue, kelimanya simple dan nggak susah dibuat loh
Resep-resep itu diinspirasi dari buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Ayo kita coba resepnya! \(^,^)/


Masih ada 5 hari sebelum Ramadhan usai
Masih ada waktu untuk berkarya dengan cinta :D

Selamat mencoba cantik~ \(^^)/

Resep Selai Nanas dan Stroberi


Biasanya selai digunakan untuk isi kue nastar atau untuk variasi kue
Nah selai ini biasanya kita buat sendiri supaya aroma dan rasanya lebih enak
Cara buat selai nggak susah loh.. :D

Untuk membuat selai nanas
Diperlukan bahan :
  • 1 buah nanas kecil (ukuran kira2 sekepal tangan orang dewasa)
  • 100 gr gula pasir
  • Kayu manis batang 1 inci

Cara pembuatan :
  1. Nanas dikupas, kemudian diblender
  2. Masukkan gula pasir dan kayu manis
  3. Masak dengan api kecil
  4. Aduk terus hingga membentuk pasta

Tanpa pewarna makananpun warnanya sudah cantik :D


Notes :
  • Di resep aslinya seharusnya nanas diparut, tapi karena lama, diblender juga nggak masalah asalkan tidak terlalu halus.. hehehe (malesan)
  • Mungkin pada awalnya warna nanas tampak kuning pucat, tapi setelah jadi selai warnanya akan berubah jadi kuning oranye karena karamelisasi gula.. jadi nggak perlu pake pewarna makanan
  • Kayu manis yang dipakai yang berbentuk lembaran batang yaa… jangan yang serbuk
  • Indikatorku untuk selai matang adalah bisa diambil dengan menggunakan tusuk gigi :D



Untuk selai stroberi caranya juga sama dengan selai nanas, tapi nggak perlu pake kayu manis sepertinya (udah pernah coba baunya jadi aneh).. yang ini resep coba-coba haha :D

Bahan yang diperlukan untuk membuat selai stroberi :
  • Stroberi segar 250 gr
  • Gula pasir 100 gr

Cara pembuatan :
  1. Stroberi dibersihkan dan dipotong-potong
  2. Masukkan sedikit air dan gula
  3. Masak dengan api kecil
  4. Aduk terus hingga membentuk pasta

Coba-coba :D


Notes :
  • Bagi yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya, stroberi bisa dibeli di pasar pada pagi hari, buahnya masih segar dan harganya murah (trust me, jauh lebih segar dan lebih murah dibandingkan di supermarket). Biasanya dijual berdasarkan ukuran. Stroberi California atau Calibret dihargai mulai dari Rp 4000 (kecil), 5000, 6000 sampai 7000 (super besar) per 250 gr… Murah ya :D
  • Stroberi ini lunak jadi nggak perlu dijus, cukup dipotong-potong dia akan hancur dengan sendirinya begitu dimasak.
  • Begitu mengental harus sangat sering diaduk karena mudah sekali gosong.
  • Selainya lebih encer dibandingkan selai nanas karena serat stroberi kecil…



Yap, selainya udah siap tuh, bisa dipakai untuk isian kue nastar, hiasan.. dimakan pake roti juga bisa :D
Karena masih fresh, selai-selai ini nggak perlu dimasukkin kulkas, cukup disimpan di suhu ruang dan ditutup rapat :D

Selamat mencoba :D



Resep selai nanas diinspirasi dari buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Resep Kue Nastar dan Kue Stroberi


Nastar itu enak, coba Tanya ibu-ibu mana yang nggak suka ke yang satu ini :D
Sayangnya bagiku buat adonan nastar itu peenuh tantangan! (amatir sih :p)
dibutuhkan ketepatan dan kecepatan membentuk adonan menjadi kue karena adonannya sangat cepat mengeras..
Terlambat sedikit adonannya sulit dibentuk dan kue nastarnya pecah begitu dipanggang… :O
Tapi tetep harus dicoba dong :D


Bahan untuk membuat adonan kue nastar (untuk hasil ±500 gr) :
  • Tepung terigu 250 gr
  • Tepung maizena 25 gr
  • Susu bubuk 1 sdm (penuh menggunung :p)
  • Mentega 175 gr
  • Gula halus 50 gr
  • Telur 3 butir ambil bagian kuningnya


Bahan isian :


Bahan hiasan :
  • Telur 1 butir ambil bagian kuningnya untuk olesan
  • Keju parut 25 gr


Cara pembuatan :
  1. Campur tepung terigu, tepung maizena dan susu bubuk, lalu ayak.
  2. Kocok mentega, gula halus dan kuning telur hingga mengembang dan lembut
  3. Campurkan semua adonan, aduk rata menggunakan spatula hingga adonan bisa dibentuk
  4. Ambil adonan sama rata, isi dengan selai nanas dan bentuk menjadi bulatan
  5. Letakkan diatas loyang yang sudah diolesi margarin
  6. Olesi adonan dengan kuning telur dan taburi keju parut
  7. Panggang dengan api sedang selama 25 menit hingga keju berubah kecoklatan.

Si bulat isi selai :D


Untuk kue stroberi, bahan yang dipakai sama dengan adonan nastar, tapi selainya diluar, bukan dijadikan isian. Kenapa?
Karena selai stroberi terlalu encer, adonannya jadi susah dibentuk bulat-bulat..hehe

Cara pembuatan :
  1. Campur tepung terigu, tepung maizena dan susu bubuk, lalu ayak.
  2. Kocok mentega, gula halus dan kuning telur hingga mengembang dan lembut
  3. Campurkan semua adonan, aduk rata menggunakan spatula hingga adonan bisa dibentuk
  4. Adonan diambil sama rata dan dibentuk bulat-bulat
  5. Tekan hingga bentuknya rata, buat cekungan di bagian tengah dan isi dengan selai stroberi
  6. Letakkan diatas loyang yang sudah diolesi margarin
  7. Olesi bagian pinggir adonan dengan kuning telur
  8. Panggang dengan api sedang selama 25 menit hingga bagian bawah berubah kecoklatan.

Manis kan? :D


Notes :
  • Seperti yang sudah disebut, adonan nastar harus segera dibentuk dan dipangga begitu selesai dibuat karena adonan sangat mudah mengeras, sulit diisi selai dan nastar yang dihasilkan pecah-pecah.. hiks
  • Mungkin dengan banyak berlatih bisa bagus bentuknya :D
  • Semangat sister!



Oh iya, tertarik resep lain?



Resep kue nastar diinspirasi dari buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Resep Kue Trimis


Kue yang ini asik, bisa dibentuk apapun dan bisa dihias dengan apapun karena rasa adonannya universal.
Tapi aku pilih pake trimis (trimit? trinis? trinit?) Itu loh gula-gula berbentuk bulat-bulat  kecil dan berwarna-warni sebagai hiasannya.. habisnya lucu.. cocok banget buat anak kecil :3


Bahan adonan kue trimis juga simpel (untuk hasil ±750 gr) :
  • Mentega 250 gr
  • Gula halus 125 gr
  • Telur 1 butir (utuh)
  • Tepung terigu 350 gr
  • Susu bubuk 25 gr


Bahan hiasan :
  • Telur 1 butir ambil bagian kuningnya untuk olesan
  • Trimis 50 gr


Cara pembuatan :
  1. Kocok mentega dan gula halus hingga mengembang dan lembut
  2. Masukkan telur, aduk rata menggunakan spatula
  3. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk hingga adonan bisa dibentuk
  4. Ratakan adonan hingga setebal  ±5 mm
  5. Cetak dengan bentuk sesuai selera, letakkan diatas loyang yang sudah diolesi margarine
  6. Olesi adonan dengan kuning telur dan taburi trimis
  7. Panggang dengan api sedang hingga bagian bawah kecoklatan.

Trimisnya lucu kan :3


Notes :
  • Adonannya memang sangat lembek, tapi bisa di bentuk kok. Kalau sudah matang kuenya kriuk kriuk :D........ Jadi jangan ditambah tepung terigu lagi ya.. nanti terlalu keras.
  • Trimisnya akan sedikit meleleh ketika dipanggang dan melakat sempurna pada kue, jadi nggak perlu ditekan-tekan, nanti bentuk adonannya berubah… cukup ditaburkan saja.



Resep lain juga bisa dicoba loh :D



Resep kue trimis diinspirasi dari resep kue kering aneka bentuk dalam buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Resep Kue Kaastengel


Menurutku kue ini enak, rasanya pas :D
Kaastengel yang ini nggak terlalu asin, kejunya juga sangat terasa karena perbandingan keju : tepung = 1 : 2
Cocok banget dibuat untuk menemani dan menyeimbangkan kue-kue lain yang rasanya manis


Bahan kue kaastengel (untuk hasil ±300 gr) :
  • Tepung terigu 150 gr
  • Baking powder ½ sendok teh
  • Keju parut 75 gr
  • Garam halus 1 sendok teh
  • Mentega 75 gr
  • Kuning telur 2 butir 


Bahan hiasan :
  • Telur 1 butir ambil bagian kuningnya untuk olesan
  • Keju parut 25 gr


Cara pembuatan :
  1. Campur tepung terigu dan baking powder, ayak dan tambahkan garam
  2. Kocok mentega dan kuning telur hingga mengembang 
  3. Campurkan seluruh bahan, terakhir masukkan keju parut dan aduk dengan spatula hingga rata
  4. Bentuk atau cetak adonan sesuai selera
  5. Letakkan diatas loyang yang sudah diolesi margarin
  6. Olesi adonan dengan kuning telur, taburkan keju parut di bagian atasnya
  7. Panggang hingga berwarna kekuningan

masih amatir, bentuknya masih jelek hehe :p

Notes :
  • Adonan kaastengel ini keras, jadi sangat mudah dibentuk dan dicetak :D
  • Aku belum berhasil buat yang ini (payah), bagian dalemnya belum terlalu matang.. tapi rasanya tetep enak kok.. hehe :p .... Bagian dalam kue kurang matang mungkin dikarenakan beberapa hal, bentuk kue yang terlalu tebal atau api yang terlalu besar.



Udah bisa buatnya? ayo kita coba resep lain! :D



Resep kue kaastengel diinspirasi dari buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Resep Kue Kacang Stroberi


Adikku ribut banget pingin kue kacang, jadilah dibuat kue ini hehe…
Bagi pecinta kacang mungkin akan suka, kue ini rasanya ngak terlalu manis, gurih, kering dan nggak terlalu berminyak.. tambah enak karena dikasih selai stroberi, jadi ada rasa asem-asemnya
Coba buat yuk! :D

Bahan adonan kue kacang stroberi (untuk hasil ±1 kg) :
  • Minyak goreng 225 cc
  • Selai kacang 250 gr
  • Gula halus 200 gr
  • Garam halus ½ sendok teh
  • Telur 1 butir (utuh)
  • Tepung terigu 350 gr
  • Baking powder 1 sendok teh


Bahan hiasan :
  • Cup kertas kecil
  • Telur 1 butir ambil bagian kuningnya untuk olesan
  • Selai stroberi


Cara pembuatan :
  1. Campurkan minyak goreng, selai kacang, gula halus, garam dan telur hingga rata dengan spatula
  2. Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk hingga rata dengan spatula
  3. Bentuk bulat-bulat, buat cekungan di bagian atasnya, beri selai stroberi
  4. Letakkan dalam cup kertas, olesi dengan kuning telur
  5. Susun cup diatas loyang dan panggang dengan api sedang hingga kuning telur menjadi kecoklatan.

Kue kacang stroberii \(^^)/

Notes :
  • Dalam resep asli seharusnya menggunakan kacang tanah yang disangrai dan ditumbuk, tapi diganti dengan selai kacang tawar juga nggak masalah kok.. hehe :p #pemalasyy
  • Usahakan ukuran kue tidak terlalu besar agar bagian dalam kue juga matang
  • Karena menggunakan cup, bagian bawah kue yang kecoklatan tidak bisa terlihat, sebagai gantinya warna kuning telur bisa dijadikan indikator matang atau tidaknya kue.. insyaallah :D






Resep kue kacang stroberi diinspirasi dari resep kue kering kacang dalam buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).

Resep Kue Kismis Kurma


Adikku suka kue ini... Katanya kue ini enak, kismisnya banyak jadi aromanya khas
Rasanya lembut :D
Tanpa hiasan, kue ini udah bercorak.. cara buatnya juga simple banget loh


Bahan kue kismis kurma (untuk hasil ± 750 gr) :
  • Mentega 275 gr
  • Gula halus 50 gr
  • Telur 2 butir ambil kuningnya
  • Keju parut 25 gr
  • Susu bubuk 20 gr
  • Tepung terigu 300 gr
  • Kismis 150 gr (cincang halus)
  • Kurma 50 gr (cincang halus)


Bahan olesan :
  • Telur 1 butir ambil kuningnya
  • Madu 1 sendok teh

Campur keduanya

Cara pembuatan :
  1. Kocok mentega dan gula halus hingga lembut, tambahkan kuning telur, kocok hingga mengembang
  2. Masukkan keju parut, susu bubuk, tepung terigu lalu kismis dan kurma, aduk hingga rata dengan spatula
  3. Ratakan adonan setebal  ±4 mm, cetak sesuai selera dan letakkan di atas loyang yang sudah diolesi margarin.
  4. Olesi adonan dengan bahan olesan, panggang hingga bagian bawah berwarna kecoklatan.

Tanpa hiasan, kue ini udah cantik :D

Notes :
  • Adonan kue ini memang lembek, tapi bisa dibentuk kok… jangan ditambahkan tepung terigu lagi ya nanti rasanya berubah :D
  • Kismis dan kurma yang kugunakan agak basah, jadi kuenya juga agak basah.. mungkin lain kali memang harus dicari kismis dan kurma yang kering dan adonan harus dicetak lebih tipis.
  • Ketika dipanggang kue akan mengembang, sebaiknya gunakan cetakan dengan ukuran imut supaya hasil kuenya cantik dan tidak terlalu lebar :D


Semangat mencoba! :D





Resep kue kismis kurma  diinspirasi dari resep kue kering kismis dalam buku “Kue Kering Sederhana Pilihan” karya Ibu B. Munawaroh dan Ibu M. Jasmine (Kawan Pustaka ; 2006).